Gambar
Jalanan Berkelok (Sumber: Quora.com)
Apakah kalian pernah
melewati jalanan yang berkelok-kelok saat sampai di daerah pegunungan?
Pasti kalian tidak asing dengan jalanan menuju ke Colo atau menuju
makam Sunan Muria?
Yap betul sekali, jalanan tersebut berada di daerah pegunungan dan
alur jalannya dibuat berkelok-kelok.
Apakah kalian tahu alasan kenapa jalan di pegunungan dibuat
berkelok?
Ternyata jalanan berkelok pada daerah pegunungan itu ada ilmu
sainsnya loh!!!
Yuk kita simak berikut ini…
Jalanan berkelok membuat waktu tempuh dan jarak menjadi semakin
bertambah sehingga seolah-olah merugikan. Namun ternyata justru banyak
keuntungan yang didapat apabila jalanan dibuat berkelok daripada dibuat lurus.
Kendaraan yang melewati jalanan lurus tapi terjal atau curam pasti
harus berhati-hati dan kuat dalam mengegas sehingga tenaga kendaraan menjadi
cukup banyak terkuras dan ada kemungkinan bahwa kendaraan tersebut tidak bisa
menggapai jalanan di atasnya karena tenaga yang digunakan sudah banyak. Hal
itulah yang membuat jalanan lurus dibuat menjadi jalanan berkelok dengan tujuan
memudahkan pengendara dan meminimalisir kendaraan tidak kuat dalam menanjak.
Jalanan berkelok ini menerapkan prinsip pesawat sederhana jenis
bidang miring. Prinsip dari bidang miring ini yaitu apabila bidang yang
dilalui itu terlalu terjal dan curam, maka membutuhkan tenaga lebih besar dalam
melaju di atasnya. Sebaliknya, apabila bidang yang terjal dan
curam tersebut dibantu dengan jalanan berkelok-kelok (bidangnya landai) maka
tenaga yang dibutuhkan semakin mengecil. Hal tersebut sangat
berhubungan dengan keuntungan mekanis yang ada dalam pinsip bidang miring.
Coba sekarang kerjakan soal berikut!
Asep
akan mengantarkan drum yang berisi minyak goreng untuk disebarkan ke tiap ruko
di pasar menggunakan truk.
Gambar Asep Memindahkan Drum (Sumber: shutterstock.com)
Drum
berdiameter 50 cm, tinggi 80 cm, dan berisi 200 liter minyak goreng. Bagian
gerobak truk tingginya 0,6 m dari permukaan tanah. Saat sampai di sebuah ruko,
Asep kesulitan menurunkan drum dari atas truk. Petunjuk: Di dalam truk tersedia
papan kuat yang panjangnya 1,2 m, sebuah katrol, dan tali kuat sepanjang 5 m.
a) Apakah
masalah yang sedang dihadapi oleh Asep?
b) Bagaimanakah
Asep menyelesaikan masalah tersebut?
c) Manakah
solusi terbaik dan mudah yang sudah dirancang Apip pada poin B? (Hitunglah
keuntungan mekanisnya)
d) Jelaskan
langkah pemecahan yang dipilih!
e) Jelaskan kelebihan dan kekurangan solusi yang dilakukan!

.jpeg)

0 Comments