PETA KONSEP
Gambar Peta Konsep Materi
Pesawat Sederhana
Pengetahuan
Gambar Pembuatan Piramida
Sumber : Nusacaraka.com
Bagaimana bisa orang-orang mesir dapat membangun piramida
ribuan tahun yang lalu? Coba bayangkan bagaimana bisa manusia dapat memindahkan
9000 kg blok batu dengan tagan kosong. Bahkan pada zaman sekarang ini, untuk
membangun piramid serupa masih menjadi sebuah tantangan besar meskipun
menggunakan alat alat modern saat ini. Orang mesir zaman dulu dapat membangun
Piramida hanya dengan menggunakan pesawat sederhana saja.
Pengertian Pesawat Sederhana
Pesawat sederhana adalah alat sederhana untuk memudahkan
pekerjaan manusia. Dengan pesawat sederhana akan lebih mudah melakukan sebuah
usaha tanpa susah payah. Dilihat dari prinsip kerjanya, pesawat sederhana terbagi
menjadi empat jenis yakni katrol, roda berporos, bidang miring, dan pengungkit
(Fatonah & Assingkily, 2020).
Manfaat Pesawat Sederhana dalam Kehidupan Sehari-hari
- Pesawat
sederhana mampu meningkatkan besar gaya angkat atau dorong pada suatu
objek. Contohnya: pengungkit atau tuas
- Pesawat sederhana mampu
meningkatkan jarak untuk gaya dapat bekerja. Contohnya: bidang miring
- Pesawat
sederhana mampu mengubah arah gaya yang bekerja. Contohnya: kapak kayu,
dan menimba air dari dalam sumur menggunakan katrol
Keuntungan Mekanis
Keuntungan mekanis sdalah ukuran penguatan gaya yang dicapai
dengan menggunakan alat, perangkat mekanis, atau sistem mesin (Fadli dkk.,
2022). Keuntungan mekanis juga dapat diartikan
sebagai bilangan yang menunjukkan berapa kali lipat menggandakan gaya.
Gambar Jenis-Jenis
Pesawat Sederhana
Sumber: Medcom.id
1. Katrol
Katrol merupakan salah satu
pesawat sederhana yang bentuknya berupa roda beralur dan sekelilingnya diberi
tali. Katrol biasanya dipakai untuk membantu mempermudah pekerjaan manusia
misalnya menarik beban. Katrol terbagi menjadi 3 macam yaitu :
- Katrol Tetap adalah katrol yang porosnya telah dipasang pada
suatu tempat sehingga posisinya tidak dapat berpindah. Pada katrol tetap
keuntungan mekanisnya bernilai satu, sebab gaya kuasa yang dikeluarkan
oleh katrol tetap bernilai sama dengan berat bebannya. Contoh pemanfaatan
katrol tetap dalam kehidupan sehari-hari yakni sumur timba dan tiang
bendera.
- Katrol Bebas adalah katrol yang porosnya tidak dipasang pada
tempat yang tetap, sehingga katrol dapat bergerak secara bebas ketika
sedang bekerja. Selain itu, keuntungan mekanisnya bernilai 2 karena gaya
kuasa yang dikeluarkan untuk menarik bebannya memiliki nilai setengah dari
berat bebannya. Contoh penggunaan katrol bebas dalam kehidupan sehari-hari
yaitu pada alat pengangkat peti kemas yang ada di pelabuhan.
- Katrol Majemuk merupakan gabungan dari katrol tetap dan katrol
bebas. Katrol majemuk memiliki keuntungan mekanis yang nilainya sama
dengan jumlah katrol yang digunakan untuk mengangkat bebannya. Dalam
kehidupan sehari-hari, katrol majemuk biasa digunakan untuk mengangkat
benda atau alat berat dalam bidang perindustrian.
Pengetahuan
Desain pemanfaatan katrol bergantung
dengan bagaimana katrol dan tali dipasangkan. Terdapat 3 macam sistem katrol
yaitu katrol tetap, katrol bergerak, sistem katrol gabungan (takal).
· Katrol tetap
Gambar Desain Katrol Tetap
Sumber: elschooltoday.com
Katrol ini hanya tali yang dapat
digerakan, tidak dapat bergerak bebas dan pergerakannya
hanya sekadar berputar pada porosnya saja. Fungsi dari katrol ini yaitu
mengubah arah gaya, namun gaya yang dikeluarkan tetap sama. Beban
diletakan pada salah satu ujung tali, kemudian di ujung tali lainnya ditarik
gaya ke bawah sehingga beban bisa naik ke atas. Berdasarkan gambar tersebut
terlihat bahwa salah satu manfaat katrol adalah dapat mengubah arah gaya.
· Katrol bebas atau bergerak
Katrol bebas adalah jenis
katrol yang bisa berputar pada porosnya sekaligus bisa bergerak naik turun.
Jenis katrol ini mempunyai prinsip kerja yang sama dengan tuas golongan dua,
yakni beban berada di antara titik tumpu dan kuasa. Pada katrol bebas, gaya
yang dikeluarkan hanya setengah dari beban yang diangkat.
Gambar Katrol Bebas
Sumber: elschooltoday.com
Berdasarkan analisis gambar, pada
desain katrol tetap seluruh beban diteruskan seluruhnya pada tali pegangan,
sehingga seandainya beban tersebut adalah 60 Newton maka diperlukan gaya yang
sama yaitu sebesar 60 Newton juga untuk menarik beban tersebut. Berdasarkan pemisalan
tersebut dapat kita ketahui bahwa besarnya keuntungan mekanis pada katrol tetap
adalah KM = 1. Sedangkan pada katrol bergerak, beban terdistribusi menjadi dua
bagian, sehingga jika seandainya beban tersebut adalah 60 Newton, maka untuk
menarik beban tersebut, Anda cukup menarik dengan gaya sebesar 30 Newton.
Berdasakan pemisalan tersebut besarnya keuntungan mekanis pada katrol bergerak
adalah KM = 2. Dengan sedikit perubahan desain saja kita dapat melihat
perbedaan yang cukup besar.
· Katrol Majemuk (Gabungan)
Katrol majemuk adalah jenis
katrol yang mempunyai lebih dari satu katrol sehingga keuntungan mekanisnya
dihitung dari jumlah tali yang mengangkat beban.
Gambar Katrol Majemuk (Takal) (Sumber:
elschooltoday.com)
Gambar Keuntungan Mekanis Katrol Majemuk (Sumber:
elschooltoday.com)
Ø Keuntungan mekanis katrol adalah besar
nilai gaya yang digandakan karena menggunakan katrol. Dengan menggunakan
katrol, usaha yang diperlukan menjadi lebih kecil sehingga katrol dinilai
memiliki keuntungan mekanis. Nilai keuntungan mekanis katrol antara satu
jenis katrol dengan jenis lainnya tidak memiliki nilai yang sama dikarenakan
perbedaan letak titik tumpu.
Ø Untuk mengangkut beban yang sangat berat biasanya
memerlukan keuntungan mekanis yang besar. Semakin
banyak katrolnya, maka keuntungan mekanisnya semakin besar dan harus menghitung
tali-tali yang melawan beban (W) dan bebannya harus dilawan gaya ke atas
(Firmansyah dkk., 2021).
Gambar Keuntungan Mekanis Katrol
Majemuk (Sumber: elschooltoday.com)
2. Roda Berporos
Roda berporos merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang menggunakan roda dan mempunyai poros sebagai tempat berputarnya roda tersebut. Roda adalah objek berbentuk lingkaran dan biasanya berjeruji, sedangkan poros adalah bagian yang melekat tetap di tengah roda dan biasanya berpenampang bulat. Apabila roda berputar maka poros akan ikut berputar. Biasanya, putaran roda lebih besar daripada putaran poros.
Gambar Roda Berporos
(Sumber: fisika.co.id)
·
Penggunaan
roda dapat membantu memperkecil gaya yang dibutuhkan untuk menggeser suatu
benda dengan meminimalkan gaya gesek.
·
Penggunaan roda dapat
membantu memperkecil gaya yang dibutuhkan untuk menggeser suatu benda dengan
meminimalkan gaya gesek. Fungsi atau manfaat roda berporos yaitu
memudahkan gerak, meningkatkan kecepatan, dan memperbesar gaya
·
Prinsip
kerja roda berporos adalah (1) semakin
besar roda, maka semakin kecil gaya yang diperlukan dan (2) semakin kecil roda,
maka semakin besar gaya yang diperlukanKecepatan dihasilkan dari perbandingan
jari-jari roda terhadap jari-jari poro
·
Contoh pemanfaatan roda
berporos dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat pada saat memindahkan lemari
dengan troli serta penggunaan roda berporos di berbagai alat seperti gerobak,
stir mobil, roda atau ban dan gerinda
·
Keuntungan mekanis dari
penggunaan roda juga dapat mempengaruhi kecepatan yang dihasilkan. Persamaan
keuntungan mekanis pada roda berporos yakni sebagai berikut :
3. Bidang Miring
Pengetahuan
Mengenal Bidang Miring dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari
Bidang miring secara sekilas hanya
sebuah dataran miring dan tidak lebih. Padahal, penerapan bidang miring ini
sangat bermanfaat. Pada daerah pegunungan kondisi jalan selalu berkelok-kelok.
Jalan yang berkelok dibangun bukan tanpa alasan. Untuk memindahkan benda dari
tempat rendah ke tempat tinggi memerlukan sebuah usaha. Dimana besarnya usaha
salah satunya adalah dipengaruhi oleh besarnya gaya (dorongan). Pastinya
kendaraan bermotor seperti mobil memiliki batas kemampuan dalam mendorong
kendaraan tersebut agar bisa sampai di tempat yang lebih tinggi. Jika
dipaksakan untuk memaksimalkan dorongan pada mobil, sangat berdampak buruk bagi
mesin mobil tersebut. Oleh karena itu diperlukan cara agar mobil dapat naik
dari bawah ke atas pegunungan tanpa harus memberikan dorongan yang terlalu kuat
sehingga mobil dan penumpang tersebut bisa tiba di puncak pegunungan
- Bidang miring
adalah pesawat
sederhana yang berbentuk papan atau bidang yang dibuat miring dengan
tujuan untuk memperkecil usaha ketika akan memindahkan beban yang berat.
- Semakin landai
bidang miring, gaya yang diberikan juga akan semakin kecil begitupun
sebaliknya.
- Pemanfaatan
bidang miring yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu
pembuatan baji. Baji merupakan beda yang bahan dasarnya logam atau batu, lantas satu bagian ujung baji
dibuat tebal, sedangkan bagian ujung lainnya dibuat tipis sehingga menjadi
tajam. Peralatan
yang dibuat dalam bentuk baji diantaranya pisau, paku, pahat, kapak,
tangga berputar, serta jalan pegunungan yang dibuat berkelok.
- Keuntungan mekanik dari bidang miring sangat
bergantung dengan ketinggian dan panjang bidang miring tersebut.
- Besaran gaya berbanding lurus dengan tinggi bidang
miring
- Keuntungan mekanis berbanding terbalik dengan gaya
- Semakin landai (sedikit miring) bidang, maka
semakin kecil tenaga atau gaya yang dikeluarkan dan keuntungan mekanisnya
semakin besar
- Semakin tinggi bidang miring, maka semakin kecil
keuntungan mekaniknya
- Semakin panjang bidang miring, maka semakin besar
keuntungan mekaniknya
Pengetahuan
1. Cermatilah gambar dan pernyataan berikut ini!
Sumber: Freepik.com
Jawaban → Kunci Jawaban
2. Bacalah parafragraf berikut ini!
Seorang petugas akan mengangkut sebuah barang yang bermassa
80 kg ke atas truk. Petugas perlu mengangkat barang tersebut ke atas truk yang
memiliki ketinggian 2 m dari lantai jalan. Ia memiliki 2 buah bidang miring
dengan panjang 6 m dan 8 m. Apa yang harus dilakukan petugas Agar petugas dapat
memindahkan barang tersebut cukup dengan sedikit dorongan? Berikan kemungkinan
yang dapat dilakukan oleh petugas dengan menghitung gaya yang disertai
alasannya! (g = 10 m/s^2)
Jawaban → Kunci Jawaban 2
Pengetahuan
- Penggunaan bidang miring digunakan agar kerja yang
dilakukan otot mendorong benda menjadi lebih sedikit dibandingkan dengan
kerja tanpa menggunakan bidang miring. Pada contoh lainnya, untuk
mengangkat 10 Newton benda maka kita memerlukan 10 Newton juga tanpa
menggunakan bidang miring. Sedangkan dengan menggunakan bidang miring,
Anda bisa memindahkan barang tersebut lebih sedikit lagi.
Semakin landai bidang miring terebut
maka semakin mudah kita untuk memindahkan benda. Besar keuntungan mekanis
secara umum dapat ditentukan sebagai berikut:
Keterangan :
KM = Keuntungan Mekanis
W = Berat benda
(Newton)
F = Gaya
(Newton)
s = Panjang
bidang miring (meter)
h =
tinggi (meter)
4. Pengungkit
- Pengungkit adalah pesawat sederhana yang terbuat
dari sebatang benda yang keras untuk mengubah hasil dari suatu gaya,
misalnya balok kayu, batang bambu, atau batang logam yang biasa digunakan
untuk mencongkel benda.
- Cara kerja pengungkit yaitu dengan menggandakan
gaya kuasa dan mengubah arah gaya. Pengungkit terbagi menjadi tiga jenis
yaitu pengungkit yang titik tumpunya berada di antara beban dan kuasa,
pengungkit yang titik bebannya berada di antara kuasa dan tumpu, dan
pengungkit yang titik kuasanya berada di antara beban dan tumpu.
- Pada sebuah pengungkit, jika titik kuasa diberikan
sebuah gaya masuk, maka sebagai akibatnya akan muncul gaya keluar yang
arahnya berlawanan pada titik beban.
- Prinsip pengungkit yaitu besarnya gaya keluar
akan berlipat ganda dibandingkan gaya masuknya, sehingga dapat memudahkan
dalam melakukan pekerjaan, hanya dengan sedikit dorongan (gaya), dapat
mendorong batu yang sangat berat. Menentukan panjang lengan beban dan
lengan kuasa mempengaruhi besarnya keuntungan mekanis tersebut
- Semakin jauh jarak kuasa ke titik
tumpu maka semakin kecil gaya yang dibutuhkan untuk mengangkat beban suatu
benda
- Keuntungan mekanis berbanding
lurus dengan lengan kuasa. Semakin panjang atau besar nilai lengan kuasa,
maka keuntungan mekanisnya juga akan semakin besar.
- Contoh pengungkit dalam kehidupan sehari-hari yaitu gunting, pembuka botol, dan pinset
Gambar Prinsip Kerja
Pengungkit (Sumber: elschooltoday.com)
|
|
||
|
Gambar Keuntungan Mekanis Pengungkit (Sumber:
prasacademy.com) |
Pengungkit atau Tuas berdasarkan
susunan bagian-bagiannya dibagi menjadi 3 jenis yakni pengungkit jenis pertama,
pengungkit jenis kedua dan pengungkit jenis ketiga yang dijelaskan sebagai
berikut:
|
|
||
|
Gambar Contoh Macam-Macam Pengungkit Sumber: amongguru.com |
Keterangan:
a) Titik
tumpu merupakan tempat alat tersebut bertumpu yang merupakan sumbu putar
pergerakan utama pengungkit,
b) Titik kuasa merupakan tempat gaya
diberikan, dan
c) Titik beban merupakan lokasi beban
tersebut diletakan
Prinsip Kerja Pesawat
Sederhana pada Sistem Gerak
- Pada saat melakukan suatu aktivitas, otot, tulang,
dan sendi akan bekerjasama-sama, prinsip kerja ketiganya seperti
pengungkit, di mana tulang sebagai lengan, sendi sebagai titik tumpu, dan
kontraksi atau relaksasi otot memberikan gaya untuk menggerakkan bagian
tubuh. Sifat kerja otot manusia terbagi menjadi 2 yaitu antagonis dan
sinergis. Antagonis merupakan kerja otot yang kontraksinya menimbulkan
efek gerak berlawanan seperti ekstensor-fleksor, abduktor-adduktor,
depressor-elavator, supinator-pronator. Sedangkan sinergis yaitu kerja
otot yang kontraksinya menimbulkan gerak searah seperti pronator teres dan
pronator kuadratus (Waluyo dkk., 2016).
- Pada gerak otot bisep dan trisep untuk memindahkan
atau mengangkat beban adalah menggunakan prinsip kerja pengungkit golongan
pertama 1 yaitu pengungkit yang memiliki susunan letak titik tumpunya
berada diantara titik tanggap gaya (titik kuasa) dan titik beban. Titik
tumpu (tempat bertumpunya pengungkit pada penyangga) berada pada sendi
engsel, titik kuasa berada di bahu, dan untuk titik beban adalah terletak
di tangan.
- Contoh lainnya ketika posisi kaki berjinjit.
Ketika posisi kaki berjinjit titik tumpunya adalah ujung jari kaki,
bebannya adalah tubuh dan kuasa atua gayanya adalah gaya otot betis.
Prinsip kerja pengungkit ada titik tumpuh, beban da kuasa atau gaya. Pengungkit
atau tuas termasuk jenis pesawat sederhana.
- Pada saat manusia melakukan aktivitas, manusia
selalu berupaya untuk melakukannya dengan usaha dan daya yang
sekecil-kecilnya. Oleh karena itu, manusia menggunakan pesawat sederhana
untuk membantu melakukan aktivitasnya, nah jenis pesawat sederhana yang sesuai
sistem gerak manusia adalah tuas. Kerja dipermudah, artinya energi yang
dikeluarkan lebih sedikit (Chaniago, 2022).
|
||
|
Gambar Keterkaitan Sistem Gerak
dengan Prinsip Tuas |
· Tuas jenis pertama
Seperti yang diketahui, tuas pertama memiliki titik tumpu
yang terletak antara titik kuasa dan titik beban. Lalu hubungannya dengan
sistem gerak manusia adalah ketika kepala mengadah ke atas, ketika kepala
menengadah, otot-otot leher berperan sebagai kuasa (memberikan gaya),
tulang-tulang pada wajah berperan sebagai beban, dan persendian antara
tengkorak dan tulang belakang berperan sebagai titik tumpu.
· Tuas jenis kedua
Tuas jenis kedua, tuas ini memiliki titik beban yang terletak di antara titik
tumpu dan titik kuasa, lalu untuk hubungannya dengan sistem gerak manusia
adalah seperti yang Minco sebut di atas, ketika seseorang berjinjit.
· Tuas jenis ketiga
Terkahir tuas jenis ketiga, tuas ini titiknya terletak di antara titik tumpu
dan titik beban. Lalu berikut hubungannya dengan sistem gerak manusia adalah
ketika gerakan mengangkat beban dengan tangan, ketika tangan mengangkat beban,
otot bisep berperan sebagai kuasa yang memberikan gaya kepada tulang lengan
bawah, benda di tangan berperan sebagai beban, dan persendian pada siku
berperan sebagai titik tumpu.
GLOSARIUM
· Pesawat sederhana adalah alat sederhana untuk
memudahkan pekerjaan manusia
· Keuntungan mekanis adalah ukuran penguatan gaya yang
dicapai dengan menggunakan alat, perangkat mekanis, atau sistem mesin.
· Titik kuasa adalah tempat gaya kuasa
diberikan
· Titik beban adalah tempat meletakkan benda
· Titik tumpu atau titik fulkrum adalah titik yang menjadi
tumpuan untuk beban yang bersifat tetap
· Lengan beban adalah jarak antara titik tumpu
dengan titik beban
· Lengan kuasa adalah jarak antara titik tumpu
dengan titik kuasa
· Beban adalah berat benda
Daftar Pustaka yang Digunakan
Chaniago, I. M.
(2022). Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa
Tentang Konsep Gerak pada Makhluk Hidup di SMP Negeri 3 Panga Kecamatan Panga
Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan
Pembelajaran, 4(3), 45-52.
Fadli, M., Insani, A.
K., Delima, K., & Mahfud, T. A. R. (2022). Kajian Mekanika pada Materi
Pesawat Sederhana: Review Publikasi Ilmiah. Mitra Pilar: Jurnal
Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, 1(2), 171-190.
Fajar Tri M, Okky. dkk. 2021. Ilmu
Pengetahuan Alam Untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: Pusat Perbukuan Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek. Halaman 84 – 87
Fatonah, S., & Assingkily,
M. S. (2020). Quo vadis materi pesawat sederhana dalam pembelajaran IPA sekolah
dasar di era disrupsi. Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan
Matematika, 8(1), 46-60.
Firmansyah, F. H., Nabila, T., Soffa,
F. M. U., & El Fahmi, Y. (2021). Analisis Perhitungan Gaya Berat pada
Tongkat Gayung Lipat untuk Mengetahui Efektifitas Pengungkit Jenis Tiga. Jurnal
Teori dan Aplikasi Fisika, 9(1), 87-96.
Waluyo, P. S.,
Sudjito, D. N., & Pattiserlihun, A. (2016). Desain Pembelajaran IPA Terpadu
dengan Topik Tuas Pada Tubuh Manusia. Unnes Science Education Journal, 5(1).
Zubaidah, Siti . dkk. 2017. Ilmu
Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VIII Semester 1 Buku Siswa. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Halaman 75 – 79.

0 Comments