Video berikut merupakan mekanisme makanan menjadi energi dalam tubuh.
Kalori makanan yaitu satuan yang digunakan ahli nutrisi untuk mengukur berapa banyak energi yang kita dapatkan dari makanan tertentu. Diketaui 1 Kalori (dengan huruf k besar) sama dengan 4,18 Joule. Sedangkan diketahui 1 kkal atau 1000 kal = 4180 Joule atau 4,18 kJ. Setiap aktivitas memiliki jumlah kalori yang harus dipernuhi seperti tabel berikut:
| Tabel Jumlah Kalori Setiap Aktivitas |
· Tubuh memerlukan sumber energi dan makanan menyediakan bahan bakar untuk menjaga suhu tubuh konstan, membantu organ-organ tubuh, dan melakukan usaha saat menggerakkan tubuh. Energi yang diperlukan masing-masing orang bergantung pada berbagai faktor seperti ukuran tubuh, usia, jenis kelamin, faktor keturunan, dan tingkat aktivitas sehari-hari.
· Kebutuhan energi ini juga harus disesuaikan dengan AKG (Angka Kebutuhan Gizi) sehingga kasus-kasus stunting yang ada di Indonesia tidak terus bertambah. AKG merupakan kecukupan rata-rata zat gizi setiap hari bagi semua orang menurut golongan umur, jenis kelamin, ukuran tubuh, aktifitas tubuh untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Kegunaan nilai AKG yaitu sebagai berikut:
1. Acuan dalam menilai kecukupan gizi
2. Acuan dalam menyusun makanan sehari-hari termasuk perencanaan makanan di institusi;
3. Acuan perhitungan dalam perencanaan penyediaan pangan tingkat regional maupun nasional
4. Acuan pendidikan gizi
5. Acuan label pangan yang mencantumkan informasi nilai gizi
· Kebutuhan energi minimal yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan proses tubuh yang vital disebut dengan AMB (Angka Metabolisme Basal) atau BMR (Basal Metabolic Rate). Kebutuhan energi metabolisme basal termasuk jumlah energi yang diperlukan untuk pernapasan, peredaran darah, pankreas, proses metabolisme di dalam sel-sel, dan mempertahankan suhu tubuh. AMB dinyatakan dalam kkal/kilogram berat badan/jam
· Secara umum, Organisasi Pangan Dunia (FAO) menyarankan orang dewasa rata-rata harus mengonsumsi minimal 1.800 kilokalori per hari. Namun sebenarnya, jumlah kalori makanan per hari yang dibutuhkan oleh setiap orang itu berbeda-beda tergantung pada berbagai faktor, seperti jenis kelamin, usia, tinggi dan berat badan, serta aktivitas fisik. Untuk memudahkan, Kementerian Kesehatan menyampaikan cara menghitung jumlah kalori yang dibutuhkan dalam cara yang sangat sederhana, yakni hanya berdasarkan jenis kelamin, umur, serta tinggi badan.
· Cara menaksir kebutuhan energi basalah dengan perhitungan yaitu dengan menghitungkan berat badan (BB, Kg), tinggi badan (TB, cm), dan umur (U, th). Rumus menentukan AMB oleh Harris & Benedict (1909), sebagai berikut:
1. AMB laki-laki = 66,5 + 13,7 BB + 5,0 TB ― 6,8 U
2. AMB perempuan= 655 + 9,6 BB + 1,8 TB ― 4,7 U
· Butuh energi diluar AMB untuk bergerak, jantung & paru butuh tambahan energi untuk mengantarkan zat gizi dan oksigen ke seluruh tubuh dan mengeluarkan sisa-sisa. Kebutuhan energi berbagai aktivitas diluar AMB & pengaruh termis makanan:
| Tabel Energi dalam Aktivitas |
| Tabel Energi dalam Beberapa Kategori Aktivitas Sumber: FAO/WHO/UNU, 1985 dengan penyesuaian olehMuhilal, dll. Risalah Widya Karya Pangan Gizi V, 1994, hlm.428. |
- Besar kecilnya kalori yang ada di tabel kalori makanan sehari-hari tergantung kandungan dalam makanan antara lain seperti lemak, karbohidrat, dan protein. Wajarnya, lemak bisa menghasilkan kalori paling banyak sekitar 9 kalori/gram. Pada jenis karbohidrat dan protein memiliki kandungan kalori sebanyak 4 kalori/gram.
- Kandungan kalori yang cukup tinggi memang umumnya berasal dari lemak. Bahkan bisa dikatakan lemak memiliki nilai tabel kalori makanan sehari-hari cukup tinggi. Beda halnya dengan jenis buah-buahan dan sayuran yang memiliki angka tabel kalori makanan sehari-hari yang cukup rendah karena memang jenis makanan tersebut cenderung memiliki banyak serat dan kadar air yang cukup tinggi. Kalori makanan dapat dilihat pada daftar tabel kalori makanan
Sumber video youtube:
0 Comments